Senin, 13 Oktober 2008

Juara Sudah, Rossi Kejar 'Bonus'


Sudah memastikan mahkota juara MotoGP, Valentino Rossi masih belum mau berhenti memburu kemenangan. Rekor pribadi memang membayang jadi "bonus" jika dirinya bisa tampil maksimal di dua seri sisa.

Rossi mengunci gelar juara dunia pada seri MotoGP Jepang, ketika dia mencatat kemenangan kedelapannya musim ini. Setelah hanya jadi runner-up di Australia, dia bersiap memenangi dua seri sisa dimulai dari Malaysia.

"Saya menantikan ke Malaysia karena kami sudah melakukan banyak uji coba di sana dengan Bridgestone jadi kami memiliki banyak data --bukan sesuatu yang banyak kami miliki di musim ini," tekad Rossi seperti dikutip Autosport, Selasa (14/10/2008).

Musim lalu Rossi hanya menjadi juara kelima di Sepang, tapi catatannya di Malaysia sebenarnya mengilap. Sejak 500cc menjadi kelas MotoGP tahun 2002 lalu, sudah tiga kali dia jadi juara di sana.

"Saya suka Malaysia dan pada masa lalu saya sudah melakukan beberapa balapan bagus di sana, apalagi di sana benar-benar sesuai dengan motor kami sehingga dengan ditambah keberuntungan kami bisa berharap akhir pekan menyenangkan," lugas dia.

Bukan hanya Malaysia semata yang dibidik Rossi. Valencia yang jadi seri penutup pun ingin diakhirinya dengan hasil terbaik. "Kami punya dua balapan sisa dan saya ingin memenangi keduanya, plus saya ingin mempertahankan catatan positif Yamaha di podium musim ini."

Jika Rossi mampu memenangi kedua seri sisa, maka pria Italia berusia 29 tahun itu total akan mengemas 382 angka berkat tambahan 50 poin kemenangan. Jumlah tersebut akan menjadi rekor baru pribadi buatnya, dalam hal raihan poin dalam semusim. Saat ini poin terbanyak Rossi adalah 367, yang dicatat saat jadi juara dunia tahun 2005 silam.

Sebagai pembanding Nicky Hayden mengemas 252 poin ketika jadi juara dunia tahun 2006, sementara Casey Stoner mendulang 367 angka saat meraja di tahun 2007. Hanya kedua pembalap itulah yang mengganggu dominasi Rossi di kelas MotoGP.

Bukan hanya itu. Jika di dua seri sisa Rossi mampu menjejak podium --baik satu, dua ataupun tiga-- maka dia akan mengakhiri musim ini dengan raihan 16 podium. Itu akan menyamai rekornya sebagai peraih podium terbanyak dalam semusim, yang dicatat Rossi pada musim 2003 dan 2005.

Dengan mahkota juara sudah melekat di kepala, peluang mendapat tambahan "bonus" niscaya takkan begitu saja dilepas "The Doctor" demi mempermanis kesuksesan tahun ini

Minggu, 14 September 2008

DUNIA BALAP = DUNIA TEKNOLOGI

Anda tahu balapan? baik sepeda motor maupun mobil dari kelas terrendah sampai kelasnya para raja? dilihat secara kasat mata dunia balap hanya sebagai olahraga saja, pemaca degub jantung.
dilihat dar perspektif lain, dunia ini sangat penuh dengan teknologi dan ilmu pengetahuan. untuk sebuah kendaraan formula 1 bisa anda bayangkan pakaian yang membalut sang pembalap dari bahan yang sangat kuat, dengan harapan mampu melindungi sang pembalap apabila mengalami benturan saat kecelakaan. demikian juga dengan rider sepeda motor, apalagi moto gp, dengan berhadapan langsung dengan atmosfer tubuh manusia dibenturkan dengan kecepatan 300 km/jam, dapat anda bayangkan apabila tanpa mengenaan baju zirahnya, apa yang terjadi dengan pembalap tersebut.
dengan mengenakan baju itu saja pembalap akan mengalami dehidrasi, makanya air minum harus selalu masuk ke mulut pembalap.
konon setelah balapan, bobot pembalap akan mengalami penurunan. hal ini terjadi karena tubuh langsung terpengaruh oleh atmosfer dan gravitasi bumi, enggak tahu yang dipakai rumus kimia, fifika atau biologi...yang jelas semuanya berkaitan.
yang perlu dibahas juga mengenai kecepatan kendaraan..ribuan bahkan jutaan insinyur bekerja secara koordinatip untuk menghasilkan kendaraan super cepat tersebut, belum teknologi audio visual yang dipasang pada kendaraan...ada berapa unit kamera yang dipasang, ditambah dengan...pemancar super mini yang dapat mengirim sinyal yang bagus tanpa cacat, walaupun dikirim pada kendaraan yang sedang berlari dengan kecepatan tinggi.
jadi kalau dibahas...dunia balap akan sangat terkait dengan teknologi, atau bisa dikatakan bahwa dunia balap adalah lambang kemajuan teknologi manusia..coba anda bayangkan bahwa dunia balap tanpa komputer...tanpa pake baju zirah balapan pasti akan lucu....seperti balap karung 17-an...he...he..he..

Senin, 08 September 2008

VCD dan DVD

Video CD disingkat VCD atau disebut juga View CD atau Compact Disc digital video adalah format digital standar untuk penyimpanan gambar video dalam suatu cakram padat. Cakram VCD ini dapat dijalankan dengan alat perekam/pemutar VCD. Namun hampir semua jenis komputer PC, perekam/pemutar cakram DVD, serta beberapa konsol video game juga dapat menjalankan jenis cakram VCD ini.

Standar VCD pertama kali diciptakan pada tahun 1993 oleh perusahaan Sony, Philips, Matsushita, dan JVC. Spesifikasi untuk bagian videonya adalah:

* Codec: MPEG-1
* Resolusi:
o NTSC: 352x240
o PAL/ SECAM: 352x288
* Aspect Ratio:
o NTSC: 107:80 (0.3% difference from 4:3)
o PAL/SECAM: 4:3
* laju frame (Framerate):
o NTSC: 29.97 or 23.976 frames per detik
o PAL/SECAM: 25 frames per detik
* Laju bit (Bitrate): 1,150 kilobits per detik
o Kontrol laju (Rate Control): constant bitrate .

Untuk spesifikasi bagian suara (audio) nya adalah:

* Codec: MPEG-1 Audio Layer II
* Frekuensi: 44,100 hertz (44.1 kHz)
* Output: Dual channel atau stereo
* Bitrate: 224 kilobits per detik
o Rate Control: Constant bitrate

DVD adalah sejenis cakram optis yang dapat digunakan untuk menyimpan data, termasuk film dengan kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas VCD. "DVD" pada awalnya adalah singkatan dari digital video disc, namun beberapa pihak ingin agar kepanjangannya diganti menjadi digital versatile disc agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk video saja. Karena konsensus antara kedua pihak ini tidak dapat dicapai, sekarang nama resminya adalah "DVD" saja, dan huruf-huruf tersebut secara "resmi" bukan singkatan dari apapun.

Kamis, 04 September 2008

PLTN Solusi (terakhir) Atasi Krisis Energi

Perlahan namun pasti Indonesia berencana mengembangkan
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir. Peraturan Pemerintah No.43/2006
tentang perizinan Reaktor Nuklir tertanggal 15 Desember 2006 lalu,
merupakan momentum awal kebijakan pemerintah Indonesia
mengenai PTLN. Kini, tinggal menunggu dikeluarkannya Keppres bagi
kalangan investor untuk terlibat dalam pengembangan PLTN di
Indonesia. Namun, mengapa sebagian masyarakat menolak keras?
-----
Energi nuklir untuk tujuan sipil seperti reaktor nuklir pembangkit daya
mulai gencar dikampanyekan setelah konferensi Genewa "On the
peaceful uses of atomic energy" yang di sponsori PBB sekitar 1955.
Pada mulanya perjanjian ini disepakati lima negara besar pemilik
senjata nuklir, dengan tujuan agar tidak melakukan transfer teknologi
senjata nuklir ke negara lain. Selain itu, untuk pengurangan produksi
dan penghancuran senjata nuklir saat itu.
Hingga 1973 Amerika Serikat mengalami embargo minyak. Pembangkit
Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) mampu membantu negara Paman Sam
tersebut mengatasi krisis energi. Sekitar 17% sumber listrik dipasok
dengan membakar minyak dan hanya 5% dipasok dari energi nuklir.
Namun, dalam waktu 20 tahun kemudian (1993) sumber listrik dari
minyak bumi hanya sekitar 3%, sedangkan pasokan listrik energi nuklir
naik menjadi 20%.
Di Jepang, desain PLTN dibangun anti gempa sehingga mampu
beroperasi dan memasok listrik kala gempa dasyat melanda sekitar
musim dingin 1995. Lain halnya dengan Korea Selatan, pengembangan
PLTN mampu meningkatkan pendapatan per kapita masyarakatnya, dari
semula 400 dolar AS/tahun pada 1970 menjadi 10.000 dolar AS/tahun
pada 2000.
Kendati dinilai menguntungkan bagi masyarakat di beberapa negara,
namun Indonesia tidak serta merta mengambil keputusan serupa
meskipun dalam beberapa tahun ini sudah mengalami kesulitan
pasokan BBM untuk pembangkit listrik. Beberapa pengamat energi
bahkan memprediksikan, Indonesia akan menjadi negara pengimpor
minyak pada 2020.
Tentunya, pemerintah tidak tinggal diam menghadapi masalah pelik di
bidang sumber energi untuk pembangkit listrik ini. Dalam beberapa
tahun terakhir, langkah mencari energi alternatif giat dilaksanakan.
Listrik umumnya dibangkitkan dari turbin yang digerakkan uap air. Uap
air dihasilkan dengan mendidihkan air dalam bejana (boiller). Bahan
bakar yang sering digunakan untuk mendidihkan air inilah yang
membedakan nama pembangkit listrik. Pembangkit yang menggunakan
bahan bakar fosil, biasanya disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga
Uap (PLTU).
PLTU sudah tersebar di Indonesia, dan telah mengalami masalah
pergiliran pasokan arus listrik, harga, bahkan polusi. Masalah pergiliran
pasokan arus listrik disebabkan masalah pasokan yang terbatas, karena
tak adanya cadangan sumber listrik. Tentunya, harga dipastikan naik
terus mengikuti harga minyak bumi.
Sementara itu, penggunaan batu bara untuk suatu PLTU mulanya
memang murah, namun sumber polusi banyak dikeluhkan. Jika gas,
seperti SO2,CO2,NOX, sebagai hasil pembakaran disaring menggunakan
filter, maka harga listrik menjadi tinggi dan tak kompetitif dengan
pembangkit lain. Sebaliknya, jika tidak dilakukan tindakan, akan
menyebabkan pencemaran dan merusak lingkungan. Selain itu, PLTU
batu bara masih mengeluarkan radioaktif alam hasil pembakaran dan
debu hasil pengangkutan yang setiap tahunnya mencapai 300.000 ton
pada kapasitas 1000 Mega Watt elektrik (MWe).
Alternatif sumber energi pembangkit daya yang paling aman dan murah
adalah tenaga air. Namun tenaga air ini sangat tergantung curah hujan
dan memerlukan lahan yang sangat besar untuk menampung air.
Padahal lahan yang digunakan cukup subur untuk ditanami tanaman
pangan, serta jumlahnya terbatas, dan lokasinya tak dapat dipindahkan
sesuai keperluan. Demikian pula dengan panas bumi, selain lokasi,
teknologi untuk mengatasi belerang belum ada.
Satu lagi bahan bakar untuk mendidihkan air yaitu uranium 235 dalam
PLTN. Banyak pengamat energi menilai, PLTN sangat ekonomis, kirakira
sama dengan harga PLTU batu bara tanpa pengolahan limbah.
Sebenarnya, ada lima tipe PLTN yang banyak digunakan negara-negara
maju saat ini. Dua tipe Boilling Water Reactor (BWR) dan Pressurized
Water Reactor (PWR) dari Amerika. Kedua tipe, BHWR atau PHWR
dengan pendingin air berat yang dikenal dengan tipe CANDU dari
Canada, serta satu tipe dengan pendingin gas yang dikembangkan di
Amerika dan Inggris.
Pemerintah Indonesia pun akhirnya menyusun rencana pemanfaatan
teknologi nuklir untuk pembangkit listrik. Badan Pengawas Tenaga
Nuklir (Bapeten), bisa dibilang, instansi yang paling bertanggung jawab
terhadap ’aturan main’ pembangunan PLTN di Indonesia. Sebagai
insitusi bidang pengawasan, Bapeten diberi mandat membuat peraturan
termasuk memberikan izin dan melakukan inspeksi bagi para pengguna
teknologi nuklir di Indonesia. Ada tiga prinsip utama yang menjadi
landasan instansi yang baru dibentuk pada 1998 ini, yaitu keselamatan
(safety), keamanan (security), dan kedamaian (safeguards) .
Acuan dasar pengembangan nuklir di Indonesia, yaitu UU No.10/1997
tentang Ketenaganukliran. Dan sekitar Desember 2006 diterbitkan
Peraturan Pemerintah No.43/2006 tentang Perizinan Reaktor Nuklir yang
merupakan hasil rembug 15 departemen terkait, termasuk Bapeten.
Dari sisi teknis tenaga nuklir, Badan Tenaga Atom Nasional (Batan)
bahkan sudah bersusah payah mencari lokasi yang dinilai tepat untuk
dibangun PLTN. Dari sekitar 14 tapak yang ditelusuri di seluruh wilayah
Indonesia, akhirnya ditentukan sekitar lima lokasi yang dinilai layak
untuk dibangun PLTN. Namun, kemudian ditentukan satu wilayah yang
paling layak dibangun, yaitu di Semenanjung Muria, Kabupaten Jepara.
Menurut Ferhat Aziz, Kepala Biro Kerjasama Hukum dan Humas Badan
Tenaga Atom Nasional (Batan) sedikitnya 15 faktor dinilai untuk
kelayakan tapak PLTN di Muria tersebut, lima diantaranya berkaitan
dengan faktor keselamatan pembangunan. ''Boleh dibilang, penyiapan
lokasi ini sebagai insentif pembangunan PLTN tahap awal dari Batan,''
ujarnya.
Untuk Indonesia, Batan merekomendasikan pengembangan PLTN jenis
PWR (pressurized water reactor) atau 'reaktor air tekan'. PWR
menggunakan dua sistem pendingin, primer dan sekunder, berbeda
dengan jenis BWR (boiling water reactor) yang hanya mengggunakan
satu sistem pendingin. ''PWR paling banyak digunakan negara-negara
di dunia, seperti Amerika Serikat, Korea, Jepang dan negara-negara di
Eropa,'' ujarnya.
Namun hal itu belum cukup memuluskan jalan pengembangan tenaga
nuklir untuk pembangkit daya. Menurut Dr Ir As Natio Lasman, Deputi
Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir Bapeten, setelah dikeluarkan
peraturan pemerintah, harus ada pula Keppres dan peraturan Kepala
Bapeten.
Salah satu regulasi yang kini tengah ditunggu kalangan bidang nuklir,
yaitu Keppres mengenai Tim Nasional Pembangunan Nuklir. Keppres
tersebut kini tengah digodok di Sekretariat Negara RI, dan menunggu
disahkan Presiden. Tim Nasional yang dibentuk berdasarkan Keppres
tersebut nantinya akan bertugas menyusun organisasi kepemilikan
PLTN. ''Timnas akan menentukan kepemilikan PLTN apakah swasta
murni, atau campuran swasta dan pemerintah. Jika sudah ditetapkan ,
maka investor baru bisa masuk. Namun, jika pemerintah menunda
keluarnya Keppres tersebut maka dapat dipastikan target operasional
PLTN di Indonesia akan tertunda,'' ujarnya.
Tidak hanya itu saja, sejumlah investor sudah ancang-ancang
membangun PLTN di Indonesia. ''Saya tidak bisa menyebutkan nama
perusahaan tertentu, namun berasal dari Korea, Jepang, Perancis,
Amerika Serikat, termasuk Rusia,'' ujar Ferhat.
Sedangkan perusahaan dalam negeri yang dinilai siap membangun
PLTN di Indonesia, yaitu PT Pembangkit Listrik Negara (PLN). “Dari sisi
sumber daya manusia sudah tentu berpengalaman dalam bidang
pembangkit tenaga listrik, tinggal menambah kemampuan di bidang
nuklir. Bisa mengambil dari sekolah atau perguruan tinggi yang
mendalami bidang nuklir,” imbuhnya.
Disaat pemerintah bergiat menyusun perangkat aturan PLTN, sebagian
kalangan masyarakat justru bersikap sebaliknya, yaitu menentang
pengembangan PLTN di Indonesia. Bupati Kudus, HM Tamzil, misalnya,
menolak rencana pembangunan PLTN di Semenanjung Muria. Dia
kabarnya telah mengirim surat kepada Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono, DPR, dan DPD untuk mengambil kebijakan yang berpihak
pada rakyat, yakni membatalkan rencana pembangunan PLTN di Muria.
Alasannya pembangunan PLTN belum mendapatkan kesepakatan dari
masyarakat. “Sangat tidak arif dan bijaksana jika pemerintah tetap
memaksakan kehendak membangun PLTN, sementara masyarakat di
sekitar lokasi pembangunan PLTN menolaknya.”
Ketidaksetujuan pembangunan PLTN juga dilontarkan Praktisi kelistrikan
yang juga Direktur Institut Bisnis dan Ekonomi Kerakyatan (Ibeka), Tri
Mumpuni. “Pemerintah sebaiknya membatalkan rencana pembangunan
PLTN di Pulau Jawa. Ketergantungan pada negara lain sangat tinggi.
Kenapa kita tidak mengembangkan pembangkit listrik yang bisa
dibangun sendiri, karena masih banyak potensi yang lain seperti panas
bumi dan air,” Kata Mumpuni, yang sejauh ini telah membangun 60
pembangkit listrik tenaga mikro hidro di beberapa daerah.
Dari kalangan LSM pun juga melontarkan komentar yang senada.
Mereka berpendapat jika pembangunan PLTN dianggap merupakan
suatu opsi untuk memenuhi kebutuhan listrik dalam negeri, maka perlu
dilakukan studi atas aspek kelayakan pembangunan PLTN, yang
mencakup berbagai aspek, antara lain aspek ekonomi, kelayakan teknis
pilihan lokasi (apakah lokasi termasuk dalam daerah patahan yang
secara geologis rentan terhadap gempa, bahaya gelombang laut atau
tsunami), aspek lingkungan (pencemaran, radiasi nuklir, dan
kemungkinan terjadinya kecelakaan nuklir), aspek sosial budaya dan
psikologis masyarakat, serta aspek pembiayaan dan investasi proyek.
Hasil studi kelayakan nantinya harus secara transparan disampaikan
pada masyarakat.
Penolakan rencana pembangunan PLTN terus menggelinding bak bola
salju. Melihat keadaan seperti ini, Gubernur Jawa Tengah Mardiyanto
berpendapat, jika sampai sekarang terus terjadi penolakan dari
masyarakat, itu berkaitan dengan sosialisasi rencana pembangunan
PLTN belum maksimal. Semestinya sosialisasi menjadi catatan tersendiri
bagi Batan. Sebab, masyarakat khawatir kalau-kalau terjadi efek-efek
dari PLTN yang tidak diinginkan. Untuk itu, Badan Tenaga Atom Nasional
(Batan) diminta memberi penjelasan secara gamblang kepada
masyarakat sekitar calon lokasi PLTN tentang manfaat dan dampak
PLTN.
Menurut kajian Batan tahun 2003, diperoleh gambaran di masa depan
Indonesia menghadapi krisis energi. Apalagi dengan cadangan sumber
daya yang terus menipis diperlukan upaya-upaya serius mengatasinya.
Jika tidak maka Indonesia akan dihadapkan pada krisis energi
berkelanjutan.
Data yang ada menyebutkan cadangan sumber daya minyak bumi di
Indonesia saat ini sekitar 321 miliar barel (1,2% potensi dunia), gas
bumi sekitar 507 TSCF (3,3% potensi dunia), batubara sekitar 50 miliar
ton (3% potensi dunia), panas bumi sekitar 27 ribu MW (40% potensi
dunia), tenaga air sekitar 75 ribu MW (0,02% potensi dunia). Apabila
tingkat produksi tetap seperti tingkat tahun 2002 dan tidak ada
cadangan terbukti yang baru, maka cadangan minyak bumi diperkirakan
akan habis dalam waktu kurang 10 tahun, gas bumi dalam waktu 30
tahun dan batubara dalam waktu 50 tahun. Munculnya PLTN sebagai
solusi akhir mengatasi krisis energi di masa depan perlu menjadi
pertimbangan, tapi munculnya keluhan masyarakat agaknya patut
dicermati kalangan pengambil keputusan. (Lea)
www.technologyindonesia.com

Rabu, 03 September 2008

Enam Tips Sehat Puasa

Menjalankan ibadah puasa adalah sebuah kewajiban bagi umat muslim, namun jika ditilik dari sisi kesehatan dibalik nilai ibadah dari ritus yang dijalankan sebulan penuh tiap tahun ini, juga tersimpan banyak manfaat. Tapi tentu saja jika itu dijalankan dengan aturan yang benar dan tidak asal-asalan. Bagaimana memadukan antara ibadah dan mendapatkan manfaat bagi kesehatan kita, berikut kami suguhkan 6 tips menjalankan puasa sehat:

1. Jangan Tinggalkan Sahur

Sahur merupakan salah satu rangkaian dalam ibadah puasa Ramadhan yang sangat disarankan, dalam sebuah Hadist disebutkan bahwa "Bersabda Rasulullah SAW: "Sahurlah kamu, karena dalam sahur itu terdapat berkah yang besar". Kenapa sahur penting bagi kita yang menjalankan puasa?, Saat menjalankan puasa tubuh kita tidak mendapatkan asupan gizi kurang lebih selama 14 jam. Untuk itu supaya tubuh dapat menjalankan fungsi dengan baik, sel-sel tubuh membutuhkan gizi dan energi dalam jumlah cukup. Untuk menu sahur sebaiknya pilih makanan berserat dan berprotein tinggi, tapi hindari terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang manis-manis.

Banyak makan makanan manis disaat sahur akan membuat Anda cepat lapar di siang hari. Makanan manis membuat tubuh bereaksi melepaskan insulin secara cepat, insulin berfungsi memasukkan gula dari dalam darah ke dalam sel-sel tubuh dan digunakan sebagai sumber energi. Sedangkan makan makanan berserat membuat proses pencernaan lebih lambat dan membantu insulin dikeluarkan secara bertahap. Untuk membuat energi dari sahur tahan lama, bersahurlah lebih akhir saat mendekati imsak.

2. Jangan Tunda Berbuka

Setelah seharian menahan lapar dan dahaga tentunya energi kita terkuras, untuk memulihkan energi kembali, saat berbuka makanlah karbohidrat sederhana yang terdapat dalam makanan manis. Makanan yang mengandung gula mengembalikan secara instant energi kita yang terkuras seharian. Tetapi usahakan menghindari minum es atau yang bersoda, karena jenis minuman ini dapat membuat pencernaan tak berfungsi secara normal.

3. Makanlah Secara Bertahap

Biasanya begitu mendengar bedug magrib, tanpa tunggu lagi kita langsung menyantap habis hidangan yang disediakan diatas meja. Ini bukanlah pola yang bagus untuk kesehatan, setelah seharian perut kita tak terisi dan organ cerna beristirahat, sebaiknya jangan langsung menyantap hidangan dalam jumlah besar. Saat tiba waktu berbuka makan makanan manis, seperti kolak, atau minum teh hangat, istirahatkan sesaat, bisa Anda gunakan jeda itu untuk menjalankan sholat magrib sambil memberi waktu organ cerna kita menyesuaikan. Baru setelah sholat Anda dapat lanjutkan kembali makan makanan yang lebih berat seperti nasi dan lauk-pauknya. Dan setelah Tarawih dilanjutkan lagi dengan sesi makan kecil atau camilan.

4. Jangan Tinggalkan Olahraga

Menjalankan puasa bukan berarti berhenti total berolahraga. Justru aktivitas fisik tetap dibutuhkan untuk menjaga kelancaran peredaran darah agar kita tidak mudah loyo. Namun untuk urusan ini pilih olahraga ringan yang tak membutuhkan energi berlebih, seperti lari-lari kecil atau jalan kaki. Sebaiknya lakukan olahraga menjelang waktu berbuka. Tarawih selain ibadah juga sebagai sarana menjaga kebugaran
jasmani karena saat melakukan sholat tarawih sama dengan membakar kalori.

5. Konsumsi Cukup Air

Air merupakan zat yang sangat dibutuhkan tubuh. Lebih dari 60 % tubuh kita terdiri dari air. Untuk menjalankan fungsinya dengan baik setiap organ tubuh kita membutuhkan air. Tanpa air yang cukup tubuh akan mengalami gangguan. Untuk itu perbanyak minum air untuk simpanan dalam tubuh supaya semua organ berfungsi dengan baik. Yang disebut air disini bukan hanya berupa air putih, tapi susu dan teh pun juga termasuk di dalamnya. Supaya kebutuhan tubuh tercukupi, aturlah agar Anda minum delapan gelas air sebelum menjalani puasa esok hari.

6. Kendalikan Emosi

Rasulallah bersabda bahwa puasa itu bukan hanya menahan lapar dan dahaga tetapi juga menahan nafsu. Dengan kata lain tujuan puasa adalah me-manage emosi, belajar bersabar dan berupaya mendekatkan diri kepada Tuhan. Secara psikologis ini mempengaruhi mental-spiritual kita, dengan mengendalian emosi membuat jiwa kita
tumbuh lebih sehat, dan merasakan kedekatan dengan Allah membuat hati kita damai.

Rabu, 27 Agustus 2008

TIPS HEMAT ENERGI LISTRIK

1. AC
Manfaatkan fitur night set back atau economy mode saat tidur. Fitur ini akan meringankan kerja C secara perlahan tanpa mengurangi kenyamanan dan lebih hemat listrik. Bisa juga dengan mengatur waktu operasi AC, dan AC akan berhenti bekerja pada waktu yang telah diatur di mana suhu kamar pun sudah cukup dingin untuk memberi kenyamanan saat tidur.
Mengatur temperatur agar tidak terlalu dingin. Hal ini akan mengurangi pemakaian listrik karena kerja AC menjadi lebih ringan.

Aturlah fan operation mode pada setting auto. Dengan demikian, jika suhu yang diinginkan sudah tercapai, maka secara otomatis akan mengurangi kerja fan. Jika diatur pada posisi high, akan menyebabkan AC bekerja dengan kecepatan tinggi sepanjang waktu.
Pastikan instalasi AC dalam posisi benar dan baik. Pasalnya, kesalahan instalasi dapat menyebabkan pemborosan energi dan kerja AC menjadi tidak maksimal.
AC dicuci minimal 3 bulan sekali agar tidak bau dan mengurangi terjadinya korosi. Apabila korosi terjadi di bagian evaporator, maka proses pendinginan tidak berjalan sempurna dan ujung-ujungnya akan membutuhkan energi yang lebih banyak sehingga semakin boros.

2. Microwave
Gunakan semacam stabilizer untuk proses on dan off dibandingkan menghubungkan serta mencabut kabel secara langsung. Hal tersebut berpengaruh langsung pada kondisi microwave, di mana berdasarkan pengujian yang telah dilakukan, apabila menggunakan stabilizer akan lebih menjadikan microwave lebih tahan lama.

3. Kulkas
Hindari membuka-tutup lemari es terlalu sering agar udara dingin tidak keluar. Jika udara dingin keluar, kompresor akan bekerja keras lagi untuk menghasilkan suhu yang diinginkan dan hal ini membutuhkan energi yang juga besar.
Jangan mengisi lemari es terlalu banyak, karena akan menghambat proses pendinginan. Kompresor pun perlu bekerja keras untuk mendapatkan suhu normal.

4. Lampu
Matikan lampu saat tidak digunakan.
Gunakan lampu hemat energi.

5. Kabel listrik
Mencabut kabel listrik dari saklar. Walaupun perangkat sudah dimatikan, jika kabel masih tersambung maka akan terus dalam kondisi stand by, sehingga sama halnya dengan mengonsumsi listrik. Hal ini berlaku untuk perangkat TV, microwave, blender, dll.

Minggu, 24 Agustus 2008

Cerdas Hemat BBM

Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) beberapa waktu lalu berimbas pada makin banyaknya biaya yang harus dikeluarkan untuk berkendara. Ironisnya, perilaku konsumsi BBM masyarakat Indonesia masih boros.

Oleh karena itu, kita mesti pandai-pandai berhemat, terutama menghadapi kian melambungnya harga BBM. Berikut gaya berkendara yang harus diperhatikan, agar konsumsi BBM dapat lebih hemat:

1. Jangan menginjak pedal gas dengan menghentak, injakan harus stabil dan bertahap. Kalau pedal gas diinjak secara tiba-tiba, bahan bakar yang masuk tidak keluar dalam bentuk tenaga, tetapi ikut terbuang lewat knalpot. Hal inilah yang mengakibatkan pemborosan.

2. Pindahkan gigi persneling sesuai RPM kendaraan.
Pemindahan perseneling ketika mobil tengah membutuhkan torsi (daya dorong) yang besar, sebaiknya dilakukan dengan memperhatikan keterangan mengenai moment maximum (torsi maximum) masing-masing mobil (biasanya dalam satuan kgm/rpm). Sementara, apabila kendaraan sudah bergerak (di mana daya dorong tidak diperlukan), paling efisien bila melaju dengan RPM di antara 2.500 s/d 3.500 dan dengan gigi tertinggi.

3. Ukur tingkat Hidrokarbon dan Karbonmonoksida.
Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan nilai hidrokarbon dan CO karbonmonoksida terlalu tinggi, ini pertanda pembakaran di ruang bakar tidak sempurna sehingga banyak bahan bakar yang terbuang percuma. Karena itu lakukan uji emisi secara berkala untuk mengetahui kualitas gas buangan.

4. Perhatikan beban dan komponen penggerak.
Semakin berat beban yang harus diangkut, konsumsi BBM juga akan semakin besar. Sedangkan penggerak (kopling, bearing (roda), kopel (propeler shaft), as roda, dan roda) yang aus atau rusak akan menyebabkan hilangnya tenaga yang dihasilkan oleh mesin untuk mendorong mobil melaju. Sementara, konsumsi bahan bakarnya tetap besar.

5. Jangan terlalu lama memanasi mesin kendaraan.

6. Hindari pengisian bahan bakar sampai tumpah atau meluber.

7. Jaga tekanan ban.

8. Hindari penambahan penggunaan aksesoris kendaraan yang memerlukan energi tambahan seperti lampu depan, lampu kolong, dll.

9. Jaga kecepatan konstan, kecepatan sekitar 80-90 km/jam. Saat mendahului, lakukan dengan cepat dan segera kembali pada kecepatan semula.

10. Pakailah rem tangan pada waktu berhenti di tanjakan.

11. Matikan mesin kendaraan ketika menunggu.

12. Pergunakan AC seperlunya, terutama jika berada di jalan tol dengan kecepatan tinggi.

13. Lakukan perawatan berkala.

Demikian poin-poin yang disarankan dalam menghemat BBM.